Senin, 04 Februari 2013

sarang walet


Sup Sarang Burung Walet: Segar Berenergi
Jika dengar kata ludah mungkin ada sebagian orang yang merasa jijik. Beberapa negara seperti Singapura, Hong Kong dan RRC meludah dilarang keras oleh hukum. Tapi toh di negara dengan penerapan hukum sekeras Singapura sekalipun, tetap ada satu mahluk yang tak dilarang meludah, bahkan justru dianjurkan karena bisa meningkatkan devisa negara.
Mahluk yang ludahnya begitu berharga itu tak lain dan tak bukan adalah burung walet. Dengan air liurnya yang kental burung walet membuat sarangnya. Air liur yang kental itu akan mengering saat terkena udara. Dewasa ini di dunia dikenal 2 jenis sarang burung walet yakni sarang burung walet yang dipanen di gua-gua di pegunungan, serta sarang burung walet yang dipanen di atap rumah-rumah tua yang lebih popular sebagai sarang burung walet rumahan. Burung walet yang membuat sarangnya di atap rumah tua biasanya telah dibudidayakan oleh keluarga atau perusahaan yang menjalankan bisnis seperti ini sejak lama. Karena sifatnya yang alami dan langka (Banyak pemanen sarang burung walet yang menemui ajalnya setiap tahun saat memanen di gua) harga jual sarang burung walet gua jauh lebih mahal dibandingkan sarang walet rumahan. Di pasaran juga dikenal istilah sarang burung walet bersih dan kotor. Yang bersih adalah sarang burung walet yang sudah dicuci dan dibersihkan serta siap untuk dimasak.

Sarang burung walet umumnya mudah didapatkan di pasar atau toko obat di pecinan. Biasanya dijual dalam kemasan atau kiloan. Di restoran sarang burung walet biasanya disajikan dalam bentuk sup atau manisan sebagai makanan penutup. Yan Wo begitu namanya dilafalkan dalam bahasa Mandarin, sudah selama berabad-abad dijadikan makanan kaum kelas atas. Kandungan gizinya yang tinggi membuatnya dipercaya memiliki khasiat sebagai aphrodisiac yang di masa tertentu hanya bisa dinikmati oleh kaum bangsawan di Tiongkok Kuno. Banyak sinshe dan ahli pengobatan China tradisional yang mencampurkan sarang burung walet ke dalam tonik penguat. Belakangan sup sarang burung walet dikemas dan diproduksi secara modern sebagai salah satu tonik penambah energi. Sayang harganya sangatlah mahal sehingga walau jaman telah modern dan kaum bangsawan tak lagi memonopoli segala segi di muka bumi ini, sarang burung walet masih tak terjangkau oleh semua orang.

Jika ingin mencoba sendiri khasiatnya dirumah, buatlah sup sarang burung walet dengan bahan dasar sarang burung walet yang telah dibersihkan lalu dimasak dalam kaldu ayam. Cukup tambahkan bumbu seperti lada hitam, bawang putih, dan jahe. Jika ingin khasiatnya lebih bertambah, bisa tambahkan ginseng atau akar teratai yang juga berkhasiat sebagai pembangkit gairah.


PROSPEK & POTENSI SARANG WALET

Sarang walet memiliki prospek dan potensi perdagangan yang sangat bagus untuk dikembangkan. Saat ini Indonesia merupakan produsen dan pengexport sarang walet terbesar didunia. Mencapai lebih dari 75 % sarang wallet yang beredar didunia berasal dari Indonesia.

Sarang walet rumahan asal Indonesia menguasai hampir 98% pasokan pasar dunia karena bentuknya yang lebih bersih, lebih putih dan tidak terlalu tebal. Sementara pasar sarang walet hitam dipegang oleh Malaysia karena kualitasnya lebih baik dari pada sarang hitam yang diexport oleh negara produsen lain.

Sarang walet banyak diminta oleh importir terbesar saat ini yaitu Hongkong dan Amerika Serikat. Jangkauan pasar sarang walet asal Indonesia adalah Hongkong, China, Taiwan, Singapura, dan Kanada. Sekitar 80% pasar sarang walet Asia dipasok oleh produsen dari Indonesia.

Sarang walet memiliki harga yang berfluktuasi. Ditingkat exportir harga sarang walet hitam gua mencapai Rp 3.500.000 ,- / kg, Sarang rumput / seriti harganya sekitar Rp 2.500,000 ,- / kg, harga sarang walet gua warna putih bisa mencapai Rp 12.000.000 ,- / kg sedangkan sarang walet rumahan putih mencapai Rp 17.000.000 ,- / kg. Harga sarang walet dapat terjadi perubahan setiap waktu tergantung dari hasil negosiasi dan kesepakatan.


MANFAAT & KEGUNAAN SARANG WALET

Sarang walet berkhasiat sebagai obat untuk kesehatan yang biasanya dikonsumsi dengan cara dicampur dengan obat atau makanan. Sarang walet kebanyakan dipercayai memiliki khasiat dan obat oleh mayoritas masyarakat Cina baik didalam maupun luar negri.

Sarang walet dimanfaatkan untuk memperkuat kerja organ-organ tubuh terutama paru-paru, meningkatkan daya kerja syaraf, memperbaiki pencernaan, mengobati muntah darah, sakit batuk, kanker, menjaga vitalitas, meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbarui sel-sel tubuh yang rusak,dan juga dapat mencegah terinfeksinya virus HIV / AIDS.


SEKILAS BUDIDAYA WALET

Sarang walet dihasilkan oleh liur burung wallet yang memiliki habitat dan tempat hidup asli di gua dalam hutan dan gua-gua yang berada dipinggir-pinggir laut. Sarang walet dihasilkan juga oleh burung walet yang sering menempati rumah-rumah tua dan bertempat tinggal di bawah jembatan. Sarang walet gua dalam satu tahun bisa dipanen hingga tiga kali

Jenis-jenis burung walet dialam antara lain : Collocaliamarginata, Collocalia esculenta, Collocalia brevirostis, Collocalia vanikorensis, Collocalia fuciphaga, Collocalia troglodytes, Collocaliamaxima dan lain-lain. Yang paling sering diperdagangkan sarangnya adalah Collocalia fuciphaga ( dibudidayakan sebagai burung walet ) , Collocalia esculenta ( dibudidayakan sebagai burung seriti ), Collocaliamaxima ( walet gua hitam )

Sarang walet harganya sangat mahal sehingga membuat banyak orang tertarik dan beramai-ramai mencoba peruntungan dibidang perniagaan sarang walet dengan membuat rumah-rumah walet buatan yang disesuaikan dengan lingkungan habitat aslinya. Biaya membuat rumah walet cukup mahal dan biasanya waktu yang dibutuhkan hingga walet mau bertempat tinggal sekitar 3 tahun.

Sarang wallet rumahan memiliki harga yang lebih mahal daripada sarang walet dari alam dikarenakan memiliki mutu dan kualitas yang lebih bagus. Sarang walet rumahan memiliki warna yang lebih putih dan bersih dibandingkan sarang walet gua yang cenderung berwarna putih kekuningan dan bercampur dengan bulu-bulu yang menyebabkab berwarna hitam.


KRITERIA DIMINTA

Sarang walet yang diminta untuk konsumsi export adalah sarang walet gua dan rumahan. Jenis sarang gua meliputi sarang putih, sarang merah , sarang hitam dan sarang seriti. Sementara hasil produksi rumahan yang diminta adalah sarang putih, sarang merah, sarang kuning dan sarang seriti. Sarang walet rumahan siap export dibedakan antara lain Balkon, Mini, Sudut, Kaki, Pecahan dan hancuran.

Sarang walet yang memenuhi kriteria standart harus bebas dari bahan kimia, tidak ada kotoran sedikitpun didalam sarang termasuk bulu dan sudah dibedakan berdasarkan jenis dan kelas mutu. Semakin bersih sarang dan makin baik kelas mutunya harganya semakin mahal. Kriteria standart ditentukan oleh pembeli.

Sarang walet harus memenuhi kriteria penilaian mutu dan grading yaitu memiliki bentuk sarang separo mangkok, tidak rusak atau pecah dan bentuknya tetap alami setelah dibersihkan, warna sarang putih kertas, kuning atau merah. Harga paling mahal adalah sarang berwarna merah.

Sarang walet yang diminta buyer berkadar air 5% s/d 20 % atau sesuai dengan permintaan dari masing-masing pembeli dari negara yang berbeda. Semakin rendah kadar airnya maka akan semakin tinggi pula harga sarang.

Sarang walet dikemas dengan cara disusun berdasarkan kelas dan grading. Pengemasan berdasarkan grading menggunakan satuan berat catty. Kemasan untuk exportt menggunakan plastik atau kotak formika transparan yang dikumpulkan dalam kotak berdaya tampung 10 s/d 20 kg sarang. Kotak diberikan pengamanan berupa lapisan alumunium tipis keliling.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar